Pemkot Bima Matangkan Pembentukan Toko TPID dan Penanganan LPG 3 Kg Lewat Rapat Koordinasi
Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Bima menggelar rapat koordinasi terkait penanganan distribusi gas LPG 3 Kg serta rencana program kerja Toko TPID Kota Bima.
Rapat yang berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 14.00 WITA di Ruang Rapat Asisten II Setda Kota Bima tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi NTB yang sebelumnya dilaksanakan di Kota Mataram.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah langkah strategis yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima guna memperkuat pengendalian inflasi daerah, khususnya melalui penguatan distribusi LPG 3 Kg dan pengembangan Toko TPID sebagai salah satu instrumen stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Adapun beberapa tindak lanjut yang disepakati dalam rapat tersebut antara lain:
-
Dinas Koperindag Kota Bima akan menyiapkan rencana lokasi Toko TPID, menyusun konsep manajerial pengelolaan, serta menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar pelaksanaan program.
-
Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Bima akan menyiapkan data serta mengidentifikasi berbagai kendala yang berkaitan dengan isu terkini terkait distribusi LPG 3 Kg di Kota Bima.
-
Pemerintah Kota Bima juga akan melaksanakan Rapat Koordinasi lanjutan atau High Level Meeting (HLM) yang direncanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, guna mematangkan langkah-langkah kebijakan yang akan diambil.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan sinergi antar perangkat daerah dapat semakin diperkuat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan tepat sasaran.
Diskoperindag Kota Bima terus berkomitmen untuk mendukung upaya pengendalian inflasi daerah melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan Toko TPID yang diharapkan menjadi salah satu solusi dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.